Selasa, 07 November 2017

Hujan Itu Kamu

Hujan curang!
Dia turun tanpa diduga
Di saat ku tengah berjalan sendiri
Kau turun dengan keroyokan membasahi tubuhku
Lalu ketika aku mulai menikmati harummu yang basah
Menari dan berlari di bawah hujan
Kau tiba-tiba berhenti dan pergi menghilang tanpa memberitahu
Meninggalkanku dengan tubuh yang basah
Hanya menyisakan genangan air yang menyulitkan ruang gerakku

Hujanku telah pergi
Aku udah terlanjur basah karna hujan
Aku terdiam di tengah keramaian
Menatapi awan yang masih saja tampak gelap
Namun hujan tak kunjung datang kembali

Hujan hanya datang sebentar
Di saat ku tak mengharapkannya, dia datang
Datang dengan membawa sejuta kenangan
Dengan tubuh gemetar dan dingin, kumeratapi sisa rintik hujan

Mengapa hujan hanya datang lalu pergi?
Mengapa kuterlena menari di bawah hujan yang hanya sesaat?
Mengapa hujan pergi meninggalkan sejuta kenangan?
Mengapa hujanku tak kunjung datang lagi?

Kini aku merindukan hujan itu
Namun aku terlalu takut untuk basah kembali
Aku takut basah itu menyelipkan rasa dingin yang menusuk tulang
Dan tak ada yang mengeringkan badan yang basah

Yaa..!!
Karna hujanku datang di malam hari
Yang ketika pergi tak kan menimbulkan kehangatan
Ataupun keindahan di balik warna pelangi sehabis hujan


Tidak ada komentar:

Posting Komentar